Sistem Pengarsipan Dokumen Desa Menggunakan Metode Alphabetical Filing Untuk Pengelolaan Kronologi Perkembangan Di Kantor Desa Sindangkarya, Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki pengarsipan dokumen yang ada di Kantor Desa Sindangkarya adalah dengan menggunakan metode Alphabetical Filing untuk dikelompokan berdasarkan urutan abjad, baik berdasarkan nama, instansi, atau kata kunci utama dari dokumen tersebut. Alphabetical Filing merupakan metode yang relative sederhana tetapi cukup efisien untuk mengatur dokume agar lebih mudah ditemukan. Jadi, metode ini merupakan pilihan yang tepat untuk digunakan, terutama pada instansi kecil seperti kantor desa. Adapun Permasalahan dalam Sistem Pengarsipan Dokumen Desa Menggunakan Metode Alphabetical Filing Untuk Pengelolaan Kronologi Perkembangan Di Kantor Desa Sindangkarya sistem pengarsipan yang digunakan masih bersifat manual dan belum memiliki metode yang baku atau khusus seperti pengurutan secara abjad atau berdasarkan tanggal. Dokumen disimpan dalam map tanpa struktur yang sistematis. Adapun Jenis Pendekatan menggunakan PIECES Analysis (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) dalam mengidentifikasi kebutuhan sistem. Sedangkan pengembangan sistem menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) model Waterfall. Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini Sistem Pengarsipan Dokumen Desa Secara Digital Dengan Metode Alphabetical Filing Di Kantor Desa Sindangkarya mampu memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pengelolaan arsip dan sistem yang dibangun terbukti meningkatkan pemahaman serta kemampuan pengguna dalam melakukan pengarsipan dokumen sebesar 37,3% dibandingkan metode manual. Selain itu, sistem juga mempermudah proses pencarian dokumen dan memberikan tampilan yang lebih interaktif serta mudah dipahami oleh pengguna, baik admin maupun staf desa.