Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi taktik yang digunakan oleh guru dalam menggunakan seni madihin sebagai alat pembelajaran untuk memperbaiki kemampuan berbicara dan rasa percaya diri murid di sekolah dasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan cara pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa guru menerapkan sejumlah strategi kunci, yaitu memperkenalkan elemen dan nilai budaya dalam madihin, Memberikan latihan bicara dengan cara bertahap, menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan, dan memberikan pengakuan serta umpan balik yang positif kepada para siswa. Implementasi madihin terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada aspek kelancaran, pengucapan, dan intonasi, serta membangun rasa percaya diri ketika tampil di depan orang banyak. Oleh karena itu, madihin bisa digunakan sebagai metode pembelajaran yang berbasiskan budaya lokal yang efektif untuk pengembangan kemampuan berbahasa di tingkat sekolah dasar.