Digitalisasi pelayanan gereja telah membawa perubahan signifikan dalam cara gereja mengelola data, menjalankan fungsi pastoral, dan menjaga hubungan dengan jemaat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika tata kelola informasi jemaat dalam konteks pelayanan gereja digital dengan meninjau aspek teknis, etis, dan pastoral yang saling berkaitan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi bahwa sistem informasi jemaat memegang peran strategis dalam mendukung efektivitas pelayanan dan menjaga integritas komunitas. Analisis menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga oleh kemampuan gereja menerapkan prinsip keamanan, kebijakan internal, literasi digital, serta kepemimpinan pastoral yang peka terhadap nilai etika dan spiritualitas. Penelitian ini kemudian merumuskan model rekomendatif tata kelola informasi yang mengintegrasikan aspek teknis dan nilai-nilai pelayanan gerejawi, menegaskan bahwa digitalisasi dapat menjadi sarana penguatan pelayanan apabila dikelola secara bijaksana dan bertanggung jawab.