Penundaan akademik merupakan fenomena umum di kalangan mahasiswa perguruan tinggi, yang dipengaruhi tidak hanya oleh faktor emosional tetapi juga oleh proses berpikir rasional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran logika matematika dalam pengambilan keputusan mahasiswa saat menghadapi kecenderungan menunda tugas akademik. Sebuah tinjauan literatur dilakukan terhadap artikel jurnal yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan keterampilan logika matematika yang lebih kuat mampu mengevaluasi konsekuensi jangka panjang dari penundaan, mengenali bias kognitif, dan membuat keputusan rasional menggunakan struktur penalaran formal. Hasil ini mengonfirmasi bahwa logika matematika berfungsi sebagai kerangka kognitif untuk regulasi diri akademik. Studi ini merekomendasikan integrasi diharapkan dapat membantu mahasiswa membuat keputusan akademik yang lebih rasional dan terstruktur, terutama dalam situasi yang sering menyebabkan penundaan akademik. Dengan mengembangkan pemikiran logis melalui strategi pembelajaran yang dirancang dengan baik.