Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan literasi ICT (Information and Communication Technology) dalam proses pembelajaran di SD Negeri 100 Palembang, menganalisis strategi guru dalam membimbing siswa menggunakan teknologi secara bijak, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi ICT di SD Negeri 100 Palembang telah berjalan dengan cukup baik, ditandai dengan penggunaan perangkat seperti laptop, proyektor, dan media digital (PowerPoint dan video pembelajaran) untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan interaktif. Meskipun demikian, sebagian guru masih mengombinasikan teknologi dengan metode tradisional menggunakan alat peraga konkret, sesuai dengan tahap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana ICT, variasi kompetensi guru, serta kebutuhan pembiasaan etika digital bagi siswa. Penerapan literasi ICT terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, namun optimalisasi masih diperlukan melalui peningkatan pelatihan guru, penguatan infrastruktur digital, dan integrasi nilai karakter dalam literasi digital. Temuan ini mempertegas pentingnya peran guru sebagai fasilitator dalam menanamkan keterampilan digital yang cerdas, etis, dan kontekstual di lingkungan pendidikan dasar.