Berbagai permasalahan kerap muncul dalam proses pembelajaran, salah satunya adalah kurangnya tanggung jawab belajar siswa dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter tanggung jawab ditanamkan melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Pekanbaru, dengan waktu pelaksanaan mulai April hingga Agustus 2025. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Upaya menanamkan karakter tanggung jawab pada siswa dilakukan melalui keteladanan guru, penyampaian arahan saat upacara bendera setiap hari Senin atau melalui pidato, serta pemberian teguran dan hukuman ketika diperlukan. (2) Penanaman karakter tanggung jawab di kelas dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran, seperti menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Pembiasaan ini tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas melalui berbagai rutinitas positif. (3) Faktor yang mendukung penumbuhan karakter tanggung jawab antara lain keteladanan guru dan adanya tata tertib yang harus dipatuhi siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi kondisi lingkungan keluarga, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya komunikasi antara orang tua dan anak, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan tanggung jawab peserta didik.