Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi alam dan budaya Nagari Pariangan, nagari tertua di Minangkabau, sebagai daya tarik kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung untuk memetakan atraksi fisik serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama. Wawancara dilakukaan dengan masyarakat, pengelola, dan juga wisatawan yang berkunjung. Hasilnya menunjukkan bahwa Pariangan memiliki daya tarik yang kuat, mencakup potensi alam (sawah terasering, panorama Gunung Marapi, dan air panas alami) dan potensi budaya (Rumah Gadang batu lantak tigo, masjid Tuo, dan tradisi adat yang lestari). Kombinasi unik ini merupakan keunggulan kompetitif yang memosisikan Pariangan sebagai destinasi yang sangat potensial. Namun, pengembangan perlu memperhatikan tantangan di bidang amenitas, aksesibilitas, dan peningkatan kapasitas SDM lokal, serta harus didukung oleh strategi konservasi warisan budaya dan partisipasi aktif masyarakat.