Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas menonton drama Korea terhadap perilaku beribadah mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan paradigma positivis. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan kuesioner skala Likert 4 poin terhadap 43 mahasiswa aktif di Indonesia dengan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Jamovi melalui uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas menonton drama Korea tergolong rendah, sedangkan perilaku beribadah mahasiswa berada pada kategori tinggi. Uji inferensial menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara intensitas menonton drama Korea dan perilaku beribadah mahasiswa.