Peran Roh Kudus dalam kehidupan gereja dan individu serta dampaknya terhadap pendidikan Kristen modern adalah subjek penelitian ini. Metode penelitian melibatkan pemeriksaan kritis literatur teologis dan empiris terbaru. Fokus penelitian adalah pneumatologi (teologi Roh Kudus) dalam konteks gereja, spiritualitas Pentakosta, dan integrasi pengalaman Roh Kudus dalam pendidikan agama Kristen. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Roh Kudus dianggap sebagai pribadi ketiga dalam Tritunggal, yang bertugas memberikan kehidupan rohani, membimbing, memperlengkapi dengan karunia, dan berfungsi sebagai agen transformasi sosial-iman dalam komunitas gereja. Hasil ini juga menunjukkan bagaimana Roh Kudus berdampak pada praktik pedagogis yang menekankan pengalaman transformasional (experiential) daripada transfer kognitif. Untuk membuat pendidikan lebih holistik dan transformasional, dimensi pneumatologis harus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan agama Kristen.