G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Laporan Kasus Pneumonia di RS Kumpulan Pane Tebing Tinggi Tahun 2023

Nurul Ade Zafirah
Abstrak

Pneumonia komunitas (community-acquired pneumonia/CAP) tetap menjadi penyebab penting morbiditas dan mortalitas, sehingga membutuhkan diagnosis cepat, penilaian derajat keparahan, dan terapi yang tepat. Laporan kasus ini mendeskripsikan gambaran klinis, pemeriksaan penunjang, tatalaksana, dan luaran pasien CAP yang dirawat inap. Data diperoleh dari rekam medis dan pemantauan harian pasien perempuan 40 tahun (inisial Ny. N) yang dirawat pada 20–24 Juli 2023. Pada saat masuk, pasien mengeluh sesak napas, demam, dan batuk berdahak, disertai hipoksemia (SpO₂ 83% tanpa O₂) serta ronkhi bilateral. Diagnosis kerja adalah observasi dispnea + pneumonia dengan diagnosis banding TB paru. Pemeriksaan darah menunjukkan anemia berat (Hb 7,7 g/dL), leukositosis (13,8 × 10³/µL), trombositosis (554.000/µL), dan rapid test COVID-19 nonreaktif. Foto toraks mendukung pneumonia. Terapi meliputi oksigen nasal kanul 4–10 lpm, cairan intravena, antibiotik ceftriaxone dan levofloxacin, serta terapi adjuvan N-acetylcysteine, methylprednisolone, nebulisasi ventoline, dan antipiretik. Selama perawatan, suhu menjadi afebris dan saturasi meningkat menjadi 93–97% dengan O₂, sehingga pasien direncanakan pulang dengan kontrol poli paru dan terapi oral lanjutan. Keluhan batuk berangsur hilang, ronkhi sempat membaik, dan pasien dipulangkan dengan cefixime, mukolitik, serta edukasi tanda bahaya dan kontrol terjadwal.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
1986-1997
Kata kunci
Pneumonia Komunitas; CAP; Dispnea; Hipoksemia; Antibiotik Empiris
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal