Bank syariah sering kali dipersepsikan sebagai institusi yang kaku dan hanya menyasar kalangan tua, sehingga menciptakan jarak psikologis dengan Generasi Z yang mendominasi penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penulisan iklan (copywriting) dan gaya bahasa persuasif yang digunakan Bank Syariah di Instagram untuk meningkatkan minat nasabah muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi pada unggahan akun Instagram resmi bank syariah periode Januari hingga Maret 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengkaji penerapan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) serta kepatuhan terhadap etika pemasaran syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah menerapkan strategi adaptasi bahasa melalui penggunaan gaya bercerita (storytelling), humor, dan sapaan santai untuk menonjolkan sisi humanis tanpa melanggar prinsip syariah seperti kejujuran dan penghindaran gharar. Strategi ini efektif dalam merekonstruksi citra bank syariah menjadi lebih modern dan relevan dengan preferensi komunikasi Generasi Z.