Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai "Semua Sama di Mata Tuhan" dalam membentuk sikap saling menghargai pada siswa di SMP Negeri 3 Sipoholon. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian mengkaji bagaimana nilai-nilai keagamaan tersebut diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan kegiatan sekolah untuk menumbuhkan rasa hormat dan toleransi antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menghargai perbedaan, memupuk solidaritas, serta menciptakan lingkungan belajar yang harmonis. Implikasi temuan ini menegaskan peran strategis pendidikan nilai dalam pembentukan karakter siswa yang inklusif dan toleran.