Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi manajemen kualitas pada Kudu Angkringan Sobo dalam menghadapi keterbatasan fasilitas fisik dan operasional sebagai upaya mempertahankan keberlangsungan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemilik serta karyawan angkringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kudu Angkringan menghadapi berbagai kendala, meliputi keterbatasan fasilitas fisik, penggunaan peralatan produksi yang kurang efisien, serta minimnya sumber daya manusia yang kompeten. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas pelayanan, waktu penyajian, dan kenyamanan pelanggan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan strategi manajemen kualitas, khususnya melalui perbaikan lingkungan fisik, peningkatan efisiensi proses operasional, dan pengembangan sumber daya manusia, berpotensi meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat keberlangsungan usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kualitas dapat berperan sebagai strategi adaptif bagi usaha mikro dan kecil dalam mengelola keterbatasan sumber daya serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar kuliner yang semakin ketat.