Penelitian ini membahas bagaimana etika dan profesionalisme dalam public relations (PR) menjadi kunci membangun kepercayaan publik, dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis definisi, pilar utama, serta pengaruhnya. Dokumen menyoroti peran PR dalam membentuk opini publik melalui interaksi, fungsi manajemen, dan praktik etis di tengah tantangan digital seperti disinformasi dan integrasi AI. Hasil utama menunjukkan bahwa praktisi PR yang kompeten, etis, dan mandiri meningkatkan kredibilitas melalui transparansi, manajemen krisis, serta prioritas kepentingan publik.