Transformasi digital telah mengubah paradigma pembelajaran, terutama dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran interaktif berbasis digital dalam membentuk Generasi Z yang beriman dan berkarakter. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z sebagai digital native membutuhkan pendekatan pembelajaran yang visual, interaktif, dan kolaboratif. Strategi seperti blended learning, gamification, project-based learning, dan digital storytelling efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan mengintegrasikan nilai-nilai iman Kristen. Namun, tantangan seperti distraksi digital, kesenjangan akses teknologi, dan melemahnya interaksi sosial langsung perlu diatasi melalui pendampingan yang bijaksana. Disimpulkan bahwa transformasi pembelajaran PAK di era digital dapat menjadi peluang untuk membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan relevan dengan konteks zaman. Saran meliputi peningkatan kompetensi digital guru, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta integrasi nilai iman dalam setiap aktivitas pembelajaran digital.