Perkembangan e-commerce telah mengubah pola konsumsi Generasi Z, khususnya mahasiswa yang tinggal di kos dan memiliki keterbatasan waktu serta mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pola konsumsi anak kos Generasi Z di era digital serta dampak e-commerce terhadap gaya hidup dan keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner kepada anak kos Generasi Z sebagai responden penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku konsumsi serta faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce telah menjadi alternatif utama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari anak kos karena kepraktisan, efisiensi waktu, dan kemudahan akses. Intensitas belanja online lebih tinggi dibandingkan belanja di toko fisik, meskipun sebagian responden masih bersikap netral. Selain itu, promosi, diskon, dan iklan media sosial terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan mendorong perilaku konsumtif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce tidak hanya berperan sebagai sarana transaksi, tetapi juga membentuk gaya hidup dan pola konsumsi anak kos Generasi Z yang berorientasi pada kemudahan, kecepatan, dan pengalaman digital.