Latar Belakang: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan instrumen perlindungan sosial bersyarat yang bertujuan mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan tunai bagi keluarga miskin. Di Kabupaten Banyumas, implementasi PKH menunjukkan hasil yang beragam, baik dalam peningkatan akses pendidikan dan kesehatan maupun efektivitas pelaksanaan di lapangan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mensintesis hasil-hasil penelitian terkait implementasi dan dampak PKH di Kabupaten Banyumas selama periode 2020–2025, mengidentifikasi dimensi dampak utama, serta menemukan faktor pendukung dan penghambat efektivitas program. Metode Penelitian: Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur (literature review) terhadap artikel ilmiah, tesis, dan laporan resmi pemerintah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan komparatif untuk memetakan pola dampak dan kendala pelaksanaan. Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak positif pada peningkatan akses pendidikan dan kesehatan bagi keluarga penerima manfaat, terutama dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kunjungan layanan kesehatan ibu-anak. Namun, dampak ekonomi jangka panjang masih terbatas dan sangat bergantung pada kualitas implementasi. Faktor utama penentu efektivitas meliputi Kesimpulan: PKH terbukti berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dasar masyarakat miskin di Banyumas, namun efektivitasnya belum merata. Perbaikan validasi data penerima, peningkatan kapasitas pendamping, dan integrasi dengan program pemberdayaan ekonomi diperlukan agar dampak kesejahteraan lebih berkelanjutan.