Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah dengan kemampuan menulis metodologi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Instrumen penelitian berupa angket yang terdiri atas 10 butir pernyataan untuk variabel pengajaran penulisan karya ilmiah dan 10 butir pernyataan untuk variabel kemampuan menulis metodologi penelitian. Angket disebarkan kepada 35 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran penulisan karya ilmiah berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 80%, sedangkan kemampuan menulis metodologi penelitian berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 70%. Hasil analisis korelasi Product Moment menunjukkan nilai rxy sebesar 60%, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengajaran penulisan karya ilmiah dengan kemampuan menulis metodologi penelitian. Ditemukan juga bahwa 85% mahasiswa dan mahasiswi di grup f semester 3 masih mengalami kesulitan dalam menuliskan metodologi penelitian. Hanya sebagian kecil mahasiswa yang mampu menyusun metodologi penelitian secara jelas, objektif, dan sesuai struktur ilmiah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas pengajaran penulisan karya ilmiah berpengaruh terhadap kemampuan mahasiswa dalam metodologi penelitian.