G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Kesia-siaan yang Bermakna: Analisis Teologis Terhadap Pengkhotbah 1:2

Tresya Roberta Hutabarat
Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemaknaan teologis Pengkhotbah 1:2 yang sering dipahami sebagai ungkapan pesimistis terhadap kehidupan manusia. Subjek penelitian adalah mahasiswa dalam mata kuliah Teologi Alkitab yang mempelajari teks tersebut melalui pendekatan akademik dan reflektif. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis eksegetis terhadap teks Ibrani, kajian historis dan teologis, wawancara dengan praktisi pelayanan gereja, serta analisis literatur ilmiah. Fokus analisis terletak pada istilah hebel sebagai konsep yang menggambarkan kefanaan dan keterbatasan manusia ketika hidup terlepas dari relasi dengan Allah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna “kesia-siaan” dalam Pengkhotbah 1:2 tidak dimaksudkan untuk meniadakan nilai kehidupan, tetapi memberikan ajakan untuk meninjau kembali arah hidup manusia agar berpusat pada Allah. Proses pembelajaran membantu mahasiswa memahami bahwa teks Kitab Suci memerlukan penafsiran yang memperhatikan konteks linguistik, historis, dan teologis sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya keterpaduan antara pemahaman akademik dan pengalaman iman dalam studi teologi, sehingga pembelajaran tidak berhenti pada pemahaman rasional tetapi juga menghasilkan transformasi sikap spiritual.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
2696-2702
Kata kunci
Eksegetis, Hebel, Makna Hidup, Pengkhotbah, Teologi Alkitab
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal