G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Pemahaman Kontekstual Yakobus 2:24 dan Roma 3:28 Studi Biblika Wawancara Implementasinya

Prays Honestia Sitohang
Abstrak

Pemahaman kontekstual terhadap ayat Alkitab sangat penting untuk menghindari penafsiran yang keliru, terutama terhadap ayat-ayat yang sering dianggap bertentangan. Salah satunya adalah Yakobus 2:24 dan Roma 3:28. Sekilas, kedua ayat ini tampak menyampaikan pesan yang berbeda: Yakobus menekankan bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan, sedangkan Paulus menekankan bahwa manusia dibenarkan karena iman. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kontekstual kedua ayat tersebut melalui studi biblika dan wawancara dengan beberapa narasumber (pendeta, guru, ibu rumah tangga , mahasiswa, dan pedagang) untuk memahami implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi eksegetikal dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yakobus dan Paulus tidak bertentangan, melainkan saling melengkapi: Paulus menekankan akar keselamatan, yaitu iman kepada Kristus, sedangkan Yakobus menekankan buah dari iman tersebut, yaitu perbuatan kasih. Implementasi kedua ayat ini tampak dalam bentuk kesaksian hidup orang percaya melalui tindakan nyata yang mencerminkan iman kepada Kristus.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
2727-2735
Kata kunci
Implementasi, Pemahaman Kontekstual, Studi Biblika, Wawancara, Yakobus 2:24 dan Roma 3:28
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal