Kawasan Religi Salib Kasih merupakan destinasi wisata religi yang memiliki nilai spiritual dan ekologis. Meningkatnya aktivitas ziarah membawa dampak positif sekaligus menimbulkan persoalan kebersihan lingkungan. Ekoeklesiologi sebagai pendekatan teologis menekankan tanggung jawab gereja dalam menjaga keutuhan ciptaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan konsep ekoeklesiologi dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kawasan Religi Salib Kasih. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.