Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi gereja dalam meningkatkan pemahaman lingkungan jemaat dari sudut pandang eko-eklesiologi. Eko-eklesiologi melihat gereja sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang memiliki kewajiban spiritual untuk melindungi dan merawat lingkungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumentasi dari para pelayan gereja serta anggota jemaat. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa gereja berkontribusi dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui khotbah, edukasi, serta kegiatan sosial yang berhubungan dengan pelestarian alam. Akan tetapi, peran tersebut belum optimal karena masih ada kurangnya kesadaran di kalangan jemaat dan belum ada program lingkungan yang terencana dengan baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, gereja perlu melakukan upaya yang lebih teratur dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip eko-eklesiologi ke dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari jemaat.