Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah dengan kemampuan mahasiswa dalam menulis kerangka berfikir/kerangka konseptual dan hipotesis penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Instrumen penelitian berupa angket yang terdiri atas 10 butir pernyataan untuk variabel pengajaran penulisan karya ilmiah dan 15 butir pernyataan untuk variabel kemampuan menulis hipotesis penelitian. Angket disebarkan kepada 30 mahasiswa sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran penulisan karya ilmiah berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 85%, sedangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis hipotesis penelitian berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 80%. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment menghasilkan koefisien korelasi sebesar rxy = 0,85, yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pengajaran penulisan karya ilmiah dengan kemampuan mahasiswa dalam menulis kerangka berpikir/kerangka konseptual dann hipotesis penelituan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas pengajaran penulisan karya ilmiah, semakin meningkat pula kemampuan mahasiswa dalam menyusun hasil penelitian secara sistematis dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Meskipun demikian, hasil observasi menunjukkan masih terdapat sebagian mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyajikan hasil penelitian secara objektif dan terstruktur. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menghubungkan teori dengan permasalahan penelitian. Hal ini terlihat dari kemampuan mereka dalam menyusun kerangka berpikir yang didukung oleh landasan teori dan konsep-konsep ilmiah yang relevan. Mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah membantu mahasiswa memahami pentingnya kerangka berpikir sebagai dasar dalam melakukan penelitian agar penelitian memiliki arah yang jelas dan sistematis. Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa pembelajaran dalam mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan analisis dan penalaran mahasiswa. Mahasiswa menjadi lebih terampil dalam mengidentifikasi variabel penelitian serta menjelaskan hubungan antarvariabel secara logis dalam bentuk kerangka berpikir. Dengan demikian, mata kuliah ini tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir ilmiah mahasiswa. Secara keseluruhan, hasil penelitian membuktikan bahwa mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah berperan penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun kerangka berpikir penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan materi penulisan karya ilmiah sangat diperlukan sebagai bekal mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian maupun karya ilmiah lainnya.