Meningkatnya angka obesitas pada orang dewasa menjadi permasalahan kesehatan yang cukup serius, termasuk di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat serta anggapan bahwa diet merupakan aktivitas yang menyiksa menyebabkan banyak orang dewasa menerapkan metode diet secara tidak tepat. Salah satu metode diet yang mulai dikenal adalah intermittent fasting, namun pemahaman masyarakat terhadap konsep, aturan, dan manfaatnya masih terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media edukasi yang mampu menyampaikan informasi kesehatan secara jelas, menarik, dan mudah dipahami. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan media informasi berbasis motion graphic yang dapat memberikan pemahaman kepada orang dewasa mengenai metode diet intermittent fasting sebagai upaya penerapan pola hidup sehat. Metode penciptaan yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan ahli gizi, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat dewasa. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan kebutuhan audiens, strategi komunikasi, serta konsep visual yang sesuai. Hasil perancangan menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih memiliki pemahaman yang rendah terhadap intermittent fasting dan memandang diet sebagai sesuatu yang sulit dijalani. Media motion graphic dinilai efektif karena mampu menyampaikan informasi secara ringkas, visual, dan komunikatif melalui penggabungan elemen gambar, teks, dan audio. Kesimpulannya, media informasi berbasis motion graphic efektif sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman orang dewasa mengenai intermittent fasting serta mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat.