Penelitian ini mengevaluasi peran aplikasi JakLingko dalam memperkuat tata kelola transportasi publik berbasis digital di DKI Jakarta. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, penelitian ini menganalisis bagaimana fitur digital seperti pelacakan real-time, informasi rute, dan sistem pembayaran terintegrasi mendukung prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa JakLingko secara signifikan meningkatkan transparansi informasi tarif, akuntabilitas layanan melalui fitur umpan balik, serta efisiensi mobilitas pengguna melalui integrasi antarmoda. Meskipun demikian, efektivitas sistem masih terhambat oleh kendala teknis jaringan, rendahnya literasi digital masyarakat, serta tantangan koordinasi kebijakan antarinstansi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan infrastruktur teknologi, edukasi publik yang masif, dan sinkronisasi regulasi menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan layanan transportasi publik cerdas yang berkelanjutan.