Komunikasi publik merupakan elemen penting dalam membangun partisipasi warga, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan citra dan daya saing komunitas. Kampung Bobot sebagai komunitas berbasis kearifan lokal menghadapi tantangan dalam menyampaikan informasi, mempromosikan potensi kampung, serta membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat luas dan pemangku kepentingan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi publik warga Kampung Bobot melalui pelatihan, pendampingan, dan pemanfaatan media komunikasi yang sesuai kebutuhan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan komunikasi interpersonal dan publik, pengenalan strategi komunikasi digital, serta praktik langsung pembuatan pesan dan konten komunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai pentingnya komunikasi publik, kemampuan menyusun pesan yang informatif dan persuasif, serta keterampilan menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dan promosi. Program ini diharapkan dapat menjadi model penguatan komunikasi publik berbasis komunitas yang berkelanjutan serta mendukung pengembangan sosial dan ekonomi lokal.