Hipertensi merupakan penyakit tidak menular, Penyakit degenaratif ini banyak terjadi dan mempunyai tingkat mortalitas yang cukup tinggi serta mempengaruhi kualitas hidup dan produktif seseorang. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi jika pemerikasaan tekanan darah menunjukan hasil diatas 140/90 mmHG atau lebih dalam keadaan istirahat dengan dua kali pemeriksaan selang waktu 5 menit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kelamin, riwayat keluarga, status merokok, konsumsi kopi dan konsumsi alkohol dengan kejadian Hipertensi pada usia 36-45 tahun di Wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling dengan teknik random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien atau penderita usia 36-45 tahun pada bulan September Oktober tahun 2025 yang terkena Hipertensi di wilayah di Pukesmas Kota Tengah sebanyak 74 orang. Analisis uji statistic yang digunakan uji Chi-Square. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa p-value untuk variable jenis kelamin (p-value=0,000), riwayat keluarga (p-value=0,001), status merokok (p-value=0,002), konsumsi kopi (p-value=0,022) dan konsumsi alkohol (p-value=0,002) yang siginfikan bahwa terdapat faktor kelima variabel terhadap kejadian hipertensi pada usia 36-45 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah. Simpulan jenis kelamin, riwayat keluarga, status merokok, konsumsi kopi dan konsumsi alkohol merupakan faktor kejadian hipertensi pada usia 36-45 tahun di Puskesmas Kota Tengah, disarankan kepada penderita hipertensi agar memeriksa kesehatan secara rutin khususnya pemeriksaan tekanan darah di Puskesmas Kota Tengah sehingga tekanan darah dapat terkontrol.