Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan terhadap orisinalitas karya ilmiah mahasiswa serta keterbatasan akses terhadap layanan pengecekan plagiarisme, sehingga mendorong munculnya usaha jasa Soltin ID sebagai alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan usaha jasa tersebut serta perannya dalam mendukung kebutuhan akademik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Soltin ID memiliki mekanisme layanan yang sederhana, cepat, dan berbasis digital, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Selain memberikan manfaat praktis dalam membantu mahasiswa memastikan orisinalitas karya ilmiah, usaha ini juga menghadapi kendala berupa persaingan, kepercayaan pelanggan, dan faktor teknis jaringan. Dengan demikian, Soltin ID memiliki potensi untuk berkembang, namun memerlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan.