Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu pendekatan penelitian yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui refleksi terhadap praktik pembelajaran di kelas. Namun, dalam praktik penyusunan laporan PTK, integrasi antara penelitian terdahulu, kajian teori, dan kerangka berpikir dalam Bab II sering kali belum disusun secara sistematis dan analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis problematika integrasi ketiga komponen tersebut melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian mengikuti pedoman PRISMA 2020 yang meliputi tahapan identifikasi, penyaringan, evaluasi kelayakan, dan inklusi artikel. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga problematika utama dalam penyusunan Bab II PTK, yaitu: (1) penelitian terdahulu sering disajikan secara deskriptif tanpa analisis komparatif yang menunjukkan kesenjangan penelitian; (2) kajian teori cenderung berupa kumpulan definisi yang belum terintegrasi dengan variabel penelitian dan tindakan pembelajaran; serta (3) kerangka berpikir sering kali tidak disusun berdasarkan sintesis antara penelitian terdahulu dan landasan teori. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi konseptual antara ketiga komponen tersebut masih menjadi tantangan dalam penelitian pendidikan. Oleh karena itu, pendekatan Systematic Literature Review dapat menjadi strategi yang efektif untuk memperkuat koherensi konseptual dan kualitas akademik penyusunan PTK di Indonesia.