Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan upaya reflektif yang dilakukan guru untuk memperbaiki proses dan hasil pembelajaran melalui tindakan yang dirancang secara terencana. Salah satu komponen penting dalam PTK adalah pemilihan teknik pengumpulan data, karena ketepatan teknik akan memengaruhi kualitas temuan penelitian. Dalam pelaksanaannya, masih banyak guru yang menghadapi kendala, seperti keterbatasan pemahaman metodologi, ketidaksesuaian antara instrumen dan indikator keberhasilan, keterbatasan waktu, serta minimnya proses validasi instrumen. Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai kendala tersebut serta implikasinya terhadap keakuratan data. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah sepuluh sumber primer yang terdiri atas artikel jurnal nasional terakreditasi Sinta, buku teks metodologi penelitian pendidikan, dan prosiding seminar nasional yang diterbitkan dalam rentang tahun 2020 hingga 2025. Analisis literatur dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kendala dan implikasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kendala dalam pemilihan teknik pengumpulan data berdampak signifikan pada rendahnya validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Diperlukan peningkatan kompetensi metodologis guru melalui pelatihan terstruktur serta penerapan triangulasi data untuk menghasilkan temuan yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi PTK, khususnya dalam menyediakan kerangka komprehensif untuk mengatasi kendala pengumpulan data di lingkungan kelas.