Sawi merupakan sayuran yang digemari dan bernilai ekonomi tinggi, namun pertumbuhannya sering belum optimal karena pemilihan media tanam yang kurang tepat dan penggunaan pupuk anorganik berlebihan. Salah satu alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan dan kualitas tanaman adalah penggunaan bahan tanam organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahan tanam optimal dan memastikan bagaimana media tanam memengaruhi pertumbuhan sawi hijau. Empat perlakuan digunakan dalam rancangan acak lengkap (CRD) penelitian ini: A, B, C, D, dan 1 kontrol masing-masing adalah 25% pupuk kandang + 25% arang sekam padi + 50% tanah, 25% serbuk gergaji + 25% arang sekam padi + 50% tanah, 50% serbuk gergaji + 50% tanah, dan 50% pupuk kandang + 50% tanah. Tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, pH tanah, berat segar, dan berat kering merupakan variabel pengamatan. SPSS versi 22 digunakan untuk analisis data. Menurut temuan, perlakuan A dan B secara signifikan memengaruhi berat kering tetapi tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, atau berat segar. Semua variabel tidak terpengaruh secara signifikan oleh perlakuan C atau D. Kesimpulannya, media tanam yang mengandung pupuk kandang menunjukkan hasil yang lebih baik daripada serbuk gergaji dalam hal pertumbuhan sawi hijau.