Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran doktrin gereja (eklesiologi) dalam pembentukan karakter Kristen pada mahasiswa dalam konteks pendidikan agama Kristen. Doktrin gereja mencakup pemahaman tentang hakikat, fungsi, karakteristik, sakramen, kepemimpinan, dan dimensi eskatologis gereja sebagai tubuh Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan teologi biblika dan sistematika. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman eklesiologi yang tepat secara signifikan berkontribusi terhadap pengembangan karakter Kristen mahasiswa melalui lima dimensi utama: martyria, koinonia, diakonia, didache, dan leiturgia. Sebagai komunitas iman, gereja membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang memiliki integritas rohani, kepedulian sosial, komitmen terhadap Firman Allah, serta pengharapan eskatologis yang sehat. Implikasi praktis dari penelitian ini menuntun para pendidik agama Kristen untuk secara sistematis dan kontekstual mengintegrasikan pengajaran doktrin gereja ke dalam kurikulum pendidikan agama Kristen.