Salah satu faktor risiko utama yang dapat menyebabkan masalah pernapasan pada pekerja adalah paparan debu industri, terutama karena partikel debu yang dapat masuk ke alveoli paru-paru. Studi ini menyelidiki bagaimana paparan debu industri berdampak pada gangguan pernapasan pekerja. Metode yang digunakan adalah penelitian literatur terkini tentang artikel ilmiah yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa paparan debu yang melebihi ambang batas terkait dengan lebih banyak kasus gangguan pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronis dan penurunan fungsi paru. Tingkat risiko juga dipengaruhi oleh variabel pribadi seperti waktu kerja, kebiasaan merokok, dan penggunaan alat pelindung diri. Kesimpulannya, pengendalian lingkungan kerja dan peningkatan penggunaan alat pelindung diri diperlukan karena paparan debu industri memengaruhi kesehatan pernapasan pekerja.