Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh lingkungan kerja dan pengembangan karier terhadap niat berhenti kerja. Tingkat pergantian karyawan yang tinggi umumnya dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang tidak mendukung dan terbatasnya peluang pengembangan karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 60 responden. Instrumen penelitian telah menjalani uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil menunjukkan bahwa semua item pernyataan valid dan reliabel. Hasil analisis regresi linier berganda mengungkapkan bahwa, baik secara parsial maupun simultan, lingkungan kerja dan pengembangan karier memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat berhenti kerja. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel ini mampu menjelaskan 72,3% variasi dalam niat berhenti kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan peran penting manajemen sumber daya manusia dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan menyediakan peluang pengembangan karier untuk mempertahankan karyawan berkualitas.