Etika lingkungan hidup merupakan pedoman moral yang mengatur hubungan manusia dengan alam serta menuntun manusia untuk bertindak secara bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, penerapan etika lingkungan tidak hanya terbatas pada skala besar, tetapi juga dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah dan tempat tinggal kos. Permasalahan kebersihan yang masih sering terjadi, seperti membuang sampah sembarangan dan kurangnya kepedulian terhadap fasilitas bersama, menunjukkan rendahnya kesadaran moral dalam menjaga lingkungan. Penulisan makalah ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian etika dan etika lingkungan hidup, mengkaji pandangan para ahli, serta menguraikan hubungan moral manusia dengan alam. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan etika Kristen dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan kos sebagai bentuk tanggung jawab iman,Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber buku dan jurnal yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa etika lingkungan hidup menempatkan manusia sebagai pengelola dan penjaga alam, bukan sekadar pengguna. Dalam perspektif Kristen, tanggung jawab ini berakar pada ajaran Alkitab, khususnya dalam Kejadian 2:15, yang menegaskan bahwa manusia dipanggil untuk mengusahakan dan memelihara ciptaan Tuhan. Penerapan etika Kristen dalam menjaga kebersihan rumah dan kos mencerminkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kasih, serta kepedulian terhadap sesama. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga mencerminkan kehidupan rohani yang tertib dan bertanggung jawab. Dengan demikian, penerapan etika Kristen dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah dan kos sangat penting untuk membentuk karakter yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab. Kesadaran ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, serta selaras dengan kehendak Tuhan, sekaligus mendukung keberlanjutan kehidupan bagi generasi mendatang.