Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sukses perantau Madura melalui etos kerja dan adaptasi etika bisnis lokal di wilayah Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses open coding menggunakan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari hasil wawancara, kemudian dilanjutkan dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk merumuskan strategi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja perantau Madura tercermin dalam nilai kerja keras, disiplin, kejujuran, dan religiusitas yang menjadi modal utama dalam menjalankan usaha. Selain itu, keberhasilan mereka juga dipengaruhi oleh kemampuan membangun jaringan sosial, menjaga kepercayaan, serta melakukan adaptasi terhadap budaya dan etika bisnis lokal, seperti sopan santun dan komunikasi yang sesuai dengan lingkungan Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis SWOT, kekuatan utama terletak pada tingginya kepercayaan, pengalaman usaha, serta sistem kerja sama yang sudah terbentuk. Namun, masih terdapat kelemahan seperti keterbatasan pemahaman terhadap etika bisnis formal dan belum optimalnya pencatatan usaha. Dari sisi eksternal, peluang terbuka melalui stabilnya permintaan pasar dan dukungan lingkungan sosial, sementara ancaman berupa persaingan usaha, perubahan kondisi ekonomi, serta perbedaan budaya yang memerlukan adaptasi berkelanjutan. Strategi yang dihasilkan meliputi penguatan etos kerja sebagai identitas bisnis, peningkatan kemampuan adaptasi budaya, pengembangan jaringan usaha, serta peningkatan pemahaman terhadap etika bisnis yang sesuai dengan nilai lokal dan prinsip ekonomi Islam. Dengan demikian, keberhasilan perantau Madura merupakan hasil integrasi antara nilai budaya asal dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.