Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan karakter ke dalam pembelajaran kewarganegaraan di sekolah dasar, meliputi proses pelaksanaan, respons siswa, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan cinta tanah air ke dalam kegiatan pembelajaran secara kontekstual dan partisipatif. Proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku siswa melalui kegiatan seperti diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi. Respons siswa terhadap integrasi pendidikan karakter tergolong positif, yang ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan, sikap saling menghargai, dan tanggung jawab dalam belajar. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta program sekolah yang mendukung pendidikan karakter. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan latar belakang siswa. Secara keseluruhan, integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran kewarganegaraan terbukti efektif dalam membentuk siswa yang berkarakter dan bertanggung jawab sebagai warga negara.