Konsep manusia dalam perspektif Islam merupakan kajian penting yang mencakup dimensi filosofis dan teologis dalam memahami hakikat keberadaan manusia. Islam memandang manusia sebagai makhluk yang diciptakan dengan kesempurnaan tertentu, memiliki aspek jasmani, ruhani, dan akal, serta dibekali fitrah yang mengarah pada kebenaran. Dalam perspektif teologis, manusia diposisikan sebagai hamba Allah sekaligus khalifah di muka bumi yang memiliki tanggung jawab moral dan spiritual. Sementara itu, secara filosofis, manusia dipahami sebagai makhluk yang memiliki potensi untuk berkembang melalui penggunaan akal dan kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manusia dalam Islam melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, serta pemikiran para ulama dan filsuf Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara dimensi filosofis dan teologis memberikan pemahaman yang utuh mengenai eksistensi manusia, yang tidak hanya berorientasi pada kehidupan duniawi, tetapi juga pada tujuan akhirat. Dengan demikian, konsep manusia dalam perspektif Islam menjadi dasar penting dalam membentuk cara pandang, sikap, dan perilaku manusia dalam menjalani kehidupan secara seimbang.