G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Kajian Semiotika Roland Barthes Terhadap Puisi “Aku Mencintaimu Dalam Diam” Karya Jalaludin Rumi dan Puisi     “Aku Ingin”  Karya Sapardi Djoko Damono

Bagtayan, Zilfa Achmad, Anwar, Nurfatmi J., Renita Guamo, Anwar, Nurfatmi J.
Abstrak

Penelitian ini bertujuan membandingkan puisi "Aku Mencintaimu dalam Diam" karya Jalaludin Rumi dengan puisi "Aku Ingin" karya Sapardi Djoko Damono melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Teori semiotika Roland Barthes menganalisis tanda melalui tiga tingkatan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif kedua puisi sama-sama menggambarkan seseorang yang mencintai tanpa mengungkapkan perasaannya. Secara konotatif, puisi Rumi menghadirkan tanda-tanda bernuansa spiritual seperti angin, mimpi, dan kejauhan, sedangkan puisi Sapardi menggunakan tanda-tanda alam yang konkret seperti kayu, api, awan, dan hujan. Pada tataran mitos, puisi Rumi membangun mitos cinta sufistik yang transendental, sementara puisi Sapardi membangun mitos cinta yang sederhana dan penuh keikhlasan dalam tradisi sastra Indonesia.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Semiotika Roland Barthes; Denotasi; Konotasi; Mitos; Puisi; Sastra Perbandingan
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal