Artikel ini mengeksplorasi hakikat manusia melalui lensa teologi sistematika. Pembahasan dimulai dari doktrin Imago Dei sebagai fondasi martabat manusia, dampak destruktif dari kejatuhan dalam dosa yang mengakibatkan kerusakan total (total depravity), dan diakhiri dengan proses pemulihan manusia melalui karya penebusan Kristus. Dengan menggunakan metode kualitatif-pustaka, studi ini menemukan bahwa identitas manusia tidak bersifat statis melainkan dinamis dalam relasinya dengan Allah. Pemulihan dalam Kristus tidak sekadar mengembalikan manusia ke keadaan asali, tetapi mengangkatnya ke dalam kemuliaan eskatologis.