Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji revitalisasi pengajian Ramadan melalui pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal dalam pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pengajian Ramadan dapat dijadikan media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sosial budaya peserta didik, serta untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, mengumpulkan data dari jurnal internasional dan nasional terakreditasi, buku ilmiah, serta prosiding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian budaya lokal dalam pengajian Ramadan dapat memperkaya pengalaman belajar peserta didik, meningkatkan kompetensi profesional guru, serta menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal dapat memperkuat relevansi pembelajaran agama di Madrasah Ibtidaiyah, serta memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan PAl yang lebih adaptif dengan konteks sosial budaya lokal.