Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cerita rakyat Angsa dan Telur Emas dengan minat belajar siswa pada pendidikan anti korupsi dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) kelas VIII di SMP Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2025/2026. Cerita rakyat Angsa dan Telur Emas mengandung nilai-nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, dan penolakan terhadap keserakahan yang relevan dengan pendidikan anti korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sidikalang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar dan pemahaman nilai anti korupsi yang dikaitkan dengan cerita rakyat. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan cerita rakyat Angsa dan Telur Emas dengan minat belajar siswa dalam pendidikan anti korupsi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Dengan demikian, pemanfaatan cerita rakyat dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada siswa.