Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi implementasi e-government di Kota Bandung dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya pemanfaatan e-government dalam mendorong pembangunan berkelanjutan akibat berbagai tantangan struktural dan non-struktural. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan dalam kurun waktu 5–10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-government di Kota Bandung telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pelayanan publik, serta mendukung pencapaian SDG 16 terkait kelembagaan yang kuat dan inklusif. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala seperti kesenjangan akses digital, rendahnya literasi teknologi masyarakat, kurangnya integrasi sistem antarinstansi, serta isu keamanan data dan keberlanjutan kebijakan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa e-government memiliki potensi besar sebagai instrumen strategis dalam pembangunan berkelanjutan, namun diperlukan penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas masyarakat, integrasi sistem, serta komitmen kebijakan yang berkelanjutan agar kontribusinya terhadap SDGs dapat lebih optimal.