G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Etika Ilmu Pengetahuan dalam Islam: Integrasi Nilai Tauhid, Akhlak, dan Tanggung Jawab Ilmuwan Muslim di Era Sains Modern

Habibah Hasna, Habibah Hasna, Aura Air Firdaos, Ulwi Albab
Abstrak

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era modern menghadirkan kemajuan sekaligus krisis moral yang mengancam fondasi peradaban manusia. Paradigma sains Barat yang mengklaim value-free terbukti menghasilkan teknologi destruktif, manipulasi data ilmiah, dan eksploitasi alam yang tidak bertanggung jawab. Islam sebagai agama yang bersifat syumul menawarkan kerangka etika keilmuan yang holistik melalui tiga pilar utama: tauhid sebagai fundamen epistemologis, akhlak sebagai standar perilaku ilmiah yang bersumber dari wahyu, dan prinsip mashlahah sebagai orientasi tujuan keilmuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis-kritis. Sumber data mencakup Al-Quran, hadits, dan sembilan artikel jurnal ilmiah terindeks terbitan 2022-2026 yang ditelusuri melalui basis data Garuda Kemdikbud dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menawarkan kerangka etika keilmuan yang lebih komprehensif dibandingkan standar etika profesional Barat: setiap aktivitas ilmiah harus berakar pada niat lillahi ta'ala, berproses dengan kejujuran dan amanah yang bersumber dari wahyu, dan bermuara pada kemashlahatan seluruh makhluk. Epistemologi Islam yang mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman indrawi memberikan kerangka yang kokoh untuk menjawab tantangan moral dunia ilmiah kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi sains dan Islam adalah keniscayaan epistemologis yang lahir dari pemahaman yang benar tentang hakikat tauhid.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Etika Ilmu Pengetahuan; Islam; Tauhid; Epistemologi Islam; Akhlak Ilmuwan; Islamisasi Ilmu; Mashlahah; Wahdatul Ulum
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal