Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi banyak remaja, terutama remaja perempuan, adalah anemia, yang mengganggu fokus belajar dan produktivitas. Pada 27 Agustus 2025, sesi Pengabdian Masyarakat Universitas Abdurrab (KKN) mengadakan sesi kesadaran anemia di SMK Yabri Pekanbaru. Sembilan belas siswa dari kelas X mengikuti pretest, menerima konseling, dan kemudian mengikuti posttest sebagai bagian dari pendekatan kegiatan. Rata- rata skor meningkat dari 36,47 (SD = 8,87) pada pretest menjadi 48,74 (SD = 5,11) pada posttest, menurut data. Hasil Uji T Sampel Berpasangan menunjukkan ukuran efek yang substansial (Cohen's d = -1,277) dan perbedaan yang signifikan (t(18) = -5,567; p < 0,001). Ini menunjukkan bagaimana konseling dapat membantu remaja belajar lebih banyak tentang anemia. Diperkirakan bahwa inisiatif ini akan berfungsi sebagai langkah promosi untuk menghindari anemia pada remaja.