Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh warga lanjut usia di Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian berjumlah 20 lansia berusia 60–75 tahun yang mengikuti program senam lansia selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Keseimbangan tubuh diukur menggunakan One-Leg Stance Test dalam satuan detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keseimbangan tubuh meningkat dari 8,35 detik pada pre-test menjadi 13,50 detik pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 5,15 detik. Hasil uji Paired Sample T-Test memperoleh nilai t hitung 8,43 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, senam lansia berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keseimbangan tubuh warga lanjut usia. Senam lansia dapat dijadikan aktivitas fisik sederhana untuk mendukung kesehatan dan kemandirian lansia.