Meningkatnya dominasi Generasi Z dalam dunia kerja telah membawa perubahan nyata pada pola motivasi dan kinerja karyawan di organisasi modern, sekaligus menuntut pendekatan manajemen sumber daya manusia yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motivasi kerja dan kinerja karyawan Generasi Z dalam perspektif manajemen sumber daya manusia melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur. Sebanyak 20 artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 diseleksi dari berbagai sumber akademik bereputasi, dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, dan dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antar konsep. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, mencakup makna kerja, pengembangan diri, dan pengakuan, memiliki peran dominan dalam membentuk kinerja karyawan Generasi Z. Faktor kontekstual seperti lingkungan kerja, kepemimpinan, kompetensi digital, dan work-life balance juga berkontribusi signifikan terhadap kinerja mereka. Lebih jauh, hubungan antara motivasi dan kinerja terbukti bersifat kompleks dan kerap dimediasi oleh kepuasan kerja serta budaya organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang efektif bagi Generasi Z memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan faktor individu, organisasi, dan konteks sosial secara bersamaan.