Afiksasi merupakan proses morfologis yang berfungsi untuk membentuk kelas kata baru maupun memperluas cakupan makna sebuah leksem. Oleh karena itu, dalam sebuah karya ilmiah seperti novel yang menggambarkan kejadian lewat kata sangat diperlukan proses afiksasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis afiksasi atau imbuhan di dalam novel yang berjudul “Aku Mencintaimu dalam Diam” karya Pena Kecil. Penelitian ini berfokus pada pengaruh afiksasi pada perubahan makna serta kelas kata yang ada di dalam novel tersebut dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah Purposive Sampling. Dalam proses afiksasi ini ada tiga bagian yaitu prefiks, sufiks, dan konfiks. Berdasarkan hasil analisis karya Pena Kecil ditemukan sebanyak 2529 kata afiksasi, yakni prefiks, sufiks, dan konfiks. Temuan afiksasi dalam novel “Aku Mencintaimu dalam Diam” lebih didominasi oleh prefiks dengan total 1258 kata, diikuti oleh konfiks dengan total 1033 kata, dan sufiks dengan total 238 kata, bentuk afiks prefiks yang ditemukan yaitu, ber-, di-, ke-, me-, pe-, per-, se-, dan ter-, sedangkan bentuk afiks konfiks yang ditemukan yaitu, per-kan, ber-an, di-i, di-kan, ke-an, ke-i, me-i, me-kan, pe-an, per-an, pe-i, per-i, ter-i, dan ter-kan, dan pada bentuk afiks sufiks yang ditemukan yaitu, -an, -i, -kan, dan -wi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa afiksasi memainkan peran penting dalam pembentukan makna, pembentukan kelas kata, dan penyajian kondisi psikologis tokoh dalam novel.