Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran berbasis kasus terhadap peningkatan kemampuan analisis Etika Kristen pada siswa kelas X SMA Kristen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan siswa dalam menganalisis berbagai persoalan moral dan etika berdasarkan nilai-nilai Kristiani yang diajarkan dalam Alkitab. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan siswa yang kesulitan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Etika Kristen dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Kristen. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan analisis sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran berbasis kasus. Teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran berbasis kasus memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan analisis Etika Kristen siswa. Melalui penyajian kasus-kasus yang berkaitan dengan kehidupan nyata, siswa menjadi lebih aktif dalam berpikir kritis, berdiskusi, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai Kristen. Dengan demikian, metode pembelajaran berbasis kasus dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk meningkatkan kemampuan analisis etika siswa.