Penelitian ini mengkaji misiologi serta tantangan penginjilan di tengah perkembangan teknologi digital. Misiologi dipahami sebagai kajian teologi yang berorientasi pada pelaksanaan Amanat Agung melalui pemberitaan Injil dengan pendekatan yang relevan terhadap perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber literatur yang berkaitan dengan misiologi, penginjilan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan gereja. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang besar bagi gereja untuk memperluas jangkauan penginjilan melalui media sosial, siaran langsung ibadah, podcast, website, dan berbagai platform digital lainnya. Meskipun demikian, kemajuan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti penyebaran informasi yang keliru, penyalahgunaan media digital, rendahnya literasi digital, serta melemahnya perhatian terhadap nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, gereja perlu mengembangkan strategi pelayanan yang kreatif, kontekstual, dan adaptif dengan tetap berlandaskan pada kebenaran firman Tuhan agar pelaksanaan misi dan penginjilan tetap efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada era digital.